Powered By Blogger

Ahad, 26 September 2010

AYAT KURSI MENJELANG TIDUR

Abu Hurairah r.a. pernah ditugaskan oleh Rasulullah S.A.W untuk menjagagudang zakat di bulan Ramadhan. Tiba-tiba muncullah seseorang, lalumencuri segenggam makanan. Namun kepintaran Hurairah memang patutdipuji, kemudian pencuri itu kemudian berhasil ditangkapnya."Akan aku adukan kamu kepada Rasulullah S.A.W," gertak Abu Hurairah.Bukan main takutnya pencuri itu mendengar ancaman Abu Hurairah, hinggakemudian ia pun merengek-rengek : "Saya ini orang miskin, keluargatanggungan saya banyak, sementara saya sangat memerlukan makanan."Maka pencuri itu pun dilepaskan. Bukankah zakat itu pada akhirnya akandiberikan kepada fakir miskin ? Hanya saja, cara memang keliru. Mestinyajangan keliru.Keesokan harinya, Abu Hurairah melaporkan kepada Rasulullah S.A.W. Makabertanyalah beliau : "Apa yang dilakukan kepada tawananmu semalam, yaAbu Hurairah?"Ia mengeluh, "Ya Rasulullah, bahawa ia orang miskin, keluarganya banyakdan sangat memerlukan makanan," jawab Abu Hurairah. Lalu diterangkanpula olehnya, bahawa ia kasihan kepada pencuri itu,, lalu dilepaskannya."Bohong dia," kata Nabi : "Pada hala nanti malam ia akan datang lagi."Kerana Rasulullah S.A.W berkata begitu, maka penjagaannya diperketat, dankewaspadaan pun ditingkatkan.Dan, benar juga, pencuri itu kembali lagi, lalumengambil makanan seperti kelmarin. Dan kali ini ia pun tertangkap."Akan aku adukan kamu kepada Rasulullah S.A.W," ancam Abu Hurairah,sama seperti kelmarin. Dan pencuri itu pun sekali lagi meminta ampun : "Sayaorang miskin, keluarga saya banyak. Saya berjanji esok tidak akan kembalilagi."Kasihan juga rupanya Abu Hurairah mendengar keluhan orang itu, dan kali inipun ia kembali dilepaskan. Pada paginya, kejadian itu dilaporkan kepadaRasulullah S.A.W, dan beliau pun bertanya seperti kelmarin. Dan setelahmendapat jawapan yang sama, sekali lagi Rasulullah menegaskan : "Pencuriitu bohong, dan nanti malam ia akan kembali lagi."Malam itu Abu Hurairah berjaga-jaga dengan kewaspadaan dan kepintaranpenuh. Mata, telinga dan perasaannya dipasang baik-baik. Diperhatikannyadengan teliti setiap gerak-geri disekelilingnya sudah dua kali ia dibohongi olehpencuri. Jika pencuri itu benar-benar datang seperti diperkatakan olehRasulullah dan ia berhasil menangkapnya, ia telah bertekad tidak akanmelepaskannya sekali lagi. Hatinya sudah tidak sabar lagi menunggu-nunggudatangnya pencuri jahanam itu. Ia kesal. Kenapa pencuri kelmarin itudilepaskan begitu sahaja sebelum diseret ke hadapan Rasulullah S.A.W ?Kenapa mahu saja ia ditipu olehnya ? "Awas!" katanya dalam hati. "Kali initidak akan kuberikan ampun."Malam semakin larut, jalanan sudah sepi, ketika tiba-tiba muncul sesosokbayangan yang datang menghampiri longgokan makanan yang dia jaga."Nah, benar juga, ia datang lagi," katanya dalam hati. Dan tidak lamakemudian pencuri itu telah bertekuk lutut di hadapannya dengan wajahketakutan. Diperhatikannya benar-benar wajah pencuri itu. Ada semacamkepura-puraan pada gerak-gerinya."Kali ini kau pastinya kuadukan kepada Rasulullah. Sudah dua kali kauberjanji tidak akan datang lagi ke mari, tapi ternyata kau kembali juga.Lepaskan saya," pencuri itu memohon. Tapi, dari tangan Abu Hurairah yangmenggenggam erat-erat dapat difahami, bahawa kali ini ia tidak akandilepaskan lagi. Maka dengan rasa putus asa ahirnya pencuri itu berkata :"Lepaskan saya, akan saya ajari tuan beberapa kalimat yang sangatberguna.""Kalimat-kalimat apakah itu?" Tanya Abu Hurairah dengan rasa ingin tahu."Bila tuan hendak tidur, bacalah ayat Kursi : Allaahu laa Ilaaha illaa Huwal-Hayyul Qayyuuumu.. Dan seterusnya sampai akhir ayat. Maka tuan akanselalu dipelihara oleh Allah, dan tidak akan ada syaitan yang beranimendekati tuan sampai pagi."Maka pencuri itu pun dilepaskan oleh Abu Hurairah. Agaknya nalurikeilmuannya lebih menguasai jiwanya sebagai penjaga gudang.Dan keesokan harinya, ia kembali menghadap Rasulullah S.A.W untukmelaporkan pengalamannya yang luar biasa tadi malam. Ada seorangpencuri yang mengajarinya kegunaan ayat Kursi."Apa yang dilakukan oleh tawananmu semalam?" tanya Rasul sebelum AbuHurairah sempat menceritakan segalanya."Ia mengajariku beberapa kalimat yang katanya sangat berguna, lalu ia sayalepaskan," jawab Abu Hurairah."Kalimat apakah itu?" tanya Nabi.Katanya : "Kalau kamu tidur, bacalah ayat Kursi : Allaahu laa Ilaaha illaaHuwal-Hayyul Qayyuuumu.. Dan seterusnya sampai akhir ayat. Dan iakatakan pula : "Jika engkau membaca itu, maka engkau akan selalu dijagaoleh Allah, dan tidak akan didekati syaitan hingga pagi hari."Menanggapi cerita Abu Hurairah, Nabi S.A.W berkata, "Pencuri itu telahberkata benar, sekalipun sebenarnya ia tetap pendusta." Kemudian NabiS.A.W bertanya pula : "Tahukah kamu, siapa sebenarnya pencuri yangbertemu denganmu tiap malam itu?""Entahlah." Jawab Abu Hurairah."Itulah syaitan..

Tiada ulasan:

Catat Ulasan